Seputar Peradilan

Hasil Self Assessment, Nilai SIPP PA Bogor 925

Pengadilan Agama Bogor berhasil memperoleh skor 925 dari kemungkinan skor maksimal 1000, ketika melakukan penilaian mandiri (self assessment) terhadap implementasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).

Self assessment itu dilakukan pada pekan ke-2 November 2018 lalu. Hasil penilaian beserta bukti-bukti pendukungnya telah dikirim ke Pengadilan Tinggi Agama Bandung.

Penilaian mandiri terhadap SIPP dilakukan terhadap empat komponen, yaitu SIPP lokal (45%), SIPP web (20%), SIPP MA (15%) dan Monitoring SIPP Badilag (20%).

Hasilnya, SIPP lokal mendapat skor 450, SIPP web mendapat skor 200, SIPP MA mendapat skor 150 dan Monitoring SIPP Badilag mendapat skor 125. Dengan demikian, skor total yang diperoleh PA Bogor adalah 925.

Penilaian tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung Nomor W10-A/412g/HM.00/XI/2018, tanggal 6 November 2018, perihal Lomba Manajemen Peradilan Agama 2018.

PTA Bandung menempuh langkah itu untuk menyukseskan Lomba Manajemen Peradilan Agama 2018 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung. Lomba tersebut meliputi lomba SIPP, website dan inovasi pelayanan peradilan agama.

Ketua PA Bogor Dr. Drs. H. Sirajuddin Sailellah, S.H., M.HI mengatakan, PA Bogor akan berupaya maksimal untuk mengikuti perlombaan ini.

“Apapun hasilnya, kita harus berpartisipasi. Menang atau kalah itu soal lain,” tuturnya.

Hasil self assessment terhadap SIPP PA Bogor selanjutnya diverifikasi oleh PTA Bandung. Kemudian, PTA Bandung memilih tiga PA terbaik di wilayah Jawa Barat untuk diajukan ke Ditjen Badilag.

Pada akhirnya, tim penilai dari Ditjen Badilag akan menentukan juara I, II dan III untuk empat kategori yang ditetapkan berdasarkan jumlah perkara yang ditangani.

[HH]