Seputar Peradilan

Ketua PA Bogor Ingatkan Pentingnya Nature, Culture dan Man Made

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan seluruh aparatur Pengadilan Agama Bogor agar bisa menjadi pengadilan yang unggul. Ketiganya adalah nature, culture dan man made.

Hal ini ditegaskan Ketua PA Bogor Drs. H. M. Slamet Turhamun, M.H., kala menjadi komandan upacara Senin (8/7/2019) pagi.

Menurut mantan Wakil Ketua PA Tangerang itu, nature adalah berbagai sumberdaya yang kita miliki. Dalam konteks birokrasi, sumberdaya itu meliputi SDM (man), anggaran (money) dan sarana-prasarana (material). Seluruh sumberdaya tersebut harus dioptimalkan.

“Sedangkan culture berarti budaya kerja. Kita harus menumbuhkan budaya kerja 3S dan 5R,” ujarnya.

Budaya kerja 3S yang ia maksud ialah Senyum, Salam dan Sapa. Sedangkan 5R merupakan singkatan dari Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin.

Sementara itu, man made adalah kreativitas yang bersifat inovatif. “Kita harus mampu membuat inovasi-inovasi yang bisa meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat pencari keadilan,” ia menegaskan.

Nature, culture dan man made, menurut Ketua PA Bogor, telah diterapkan dengan sangat baik oleh pemerintah dan warga Yogyakarta dan Bali. Asalkan punya komitmen yang kuat, PA Bogor pun dapat menerapkannya.

[hh]