Seputar Peradilan
Pengadilan Agama Bogor Gelar Rapat Pembinaan Bulanan, Perkuat Implementasi SMAP, Disiplin, dan Budaya Kerja Profesional
Bogor - Pengadilan Agama Bogor menggelar Rapat Pembinaan Bulanan pada Kamis (18/6/2026) yang bertempat di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Agama Bogor. Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Bogor.
Rapat pembinaan tersebut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Bogor, Hj. Baihna, S.Ag., M.H., Wakil Ketua H. Abu Jahid Darso Atmojo, Lc., LL.M., Ph.D., Panitera H. Iyus Muhamad Yusup, S.Ag., Sekretaris Wawan, S.A.P., M.M., pejabat struktural dan fungsional, para panitera pengganti, serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Bogor. Kegiatan yang dimoderatori oleh Sekretaris tersebut memiliki agenda pembinaan dari pimpinan, penyampaian capaian kinerja, serta sesi tanya jawab.

Dalam pembinaannya, Ketua Pengadilan Agama Bogor menyampaikan evaluasi dan persiapan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang saat ini memasuki tahap evaluasi. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SMAP bukan hanya menjadi tanggung jawab tim yang telah dibentuk, melainkan membutuhkan sinergi dan dukungan dari seluruh aparatur satuan kerja, khususnya dalam pemenuhan dokumen dan evidence sebagai bukti pelaksanaan berbagai program SMAP.
“SMAP merupakan sesuatu yang bukan lagi hal baru bagi Pengadilan Agama Bogor. Sejak tahun 2025 kita telah mengenal SMAP. Yang perlu kita lakukan saat ini adalah menginternalisasikan nilai-nilai SMAP ke dalam hati dan pikiran kita sehingga setiap sikap, tindakan, dan perilaku yang kita lakukan dapat mencerminkan budaya anti penyuapan tersebut,” ujar Ketua Pengadilan Agama Bogor.
Lebih lanjut, Ketua menyampaikan bahwa penyelesaian dokumen evaluasi SMAP ditargetkan paling lambat pada 14 Agustus 2026. Para koordinator juga diminta untuk meningkatkan koordinasi dengan sekretaris dan anggota timnya agar tidak terjadi miskomunikasi maupun ketidaksinkronan dalam pelaksanaan tugas. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan juga memperknalkan Zulfa Hayati dan Agus Kurniawan sebagai Duta SMAP yang akan mendukung kegiatan sosialisasi serta penguatan implementasi SMAP di lingkungan Pengadilan Agama Bogor.
Selain penguatan SMAP, Ketua juga menyoroti pentingnya kedisiplinan aparatur berdasarkan ketentuan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 dan Nomor 8 Tahun 2016 yang mengatur mengenai disiplin dan pengawasan aparatur peradilan. Seluruh pegawai diingatkan untuk menaati aturan mengenai izin keluar kantor, cuti, izin sakit, serta tertib dalam administrasi kepegawaian. Setiap atasan langsung juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap bawahannya serta memastikan seluruh bukti administrasi penerapan disiplin terdokumentasi dengan baik.
Penguatan integritas dan budaya anti gratifikasi juga menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Ketua menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk penyimpangan yang dapat mencederai nama baik satuan kerja. Di bidang publikasi, tim media sosial diminta untuk lebih kreatif dalam menyajikan berbagai kegiatan Pengadilan Agama Bogor melalui platform Instagram, Facebook, YouTube, dan media sosial lainnya. Seluruh pegawai juga diimbau untuk memberikan dukungan aktif terhadap publikasi tersebut melalui interaksi yang membangun.

Terkait kedisiplinan berpakaian, akan dilakukan pengaturan kembali jadwal penggunaan batik Mahkamah Agung, yaitu bagi unsur pimpinan setiap hari Kamis dan bagi pegawai lainnya setiap dua pekan sekali, kecuali terdapat ketentuan lain pada kegiatan tertentu. Ketua juga mengajak seluruh pegawai untuk membiasakan membaca Al-Qur’an dengan target satu juz dalam satu pekan melalui program One Weeks One Juz yang akan dikoordinasikan melalui grup khusus.
Setelah pembinaan dari Ketua, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Bogor. Dalam arahannya, beliau menyampaikan pentingnya melakukan evaluasi secara berkelanjutan terhadap capaian kinerja triwulan dengan tetap mengedepankan kejujuran dan berdasarkan data serta fakta yang sebenarnya. Untuk itu, akan dilaksanakan rapat khusus guna mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi capaian kinerja dan menentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Wakil Ketua juga mengajak seluruh pegawai untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang kerja. Menurutnya, lingkungan kantor yang bersih dan asri akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan serta produktivitas kerja pegawai.
“Lima hari dalam sepekan dan delapan jam dalam sehari, kantor Pengadilan Agama Bogor telah menjadi rumah kedua bagi kita. Oleh karena itu, mari kita asrikan dan sejukkan kantor kita dengan menghadirkan berbagai tanaman hidup di ruang-ruang kerja sehingga suasana kerja menjadi lebih sehat dan nyaman,” ujar Wakil Ketua.
Selain itu, seluruh pegawai diminta untuk menggunakan listrik dan fasilitas kantor secara bijaksana sebagai bentuk efisiensi anggaran. Pengelolaan media sosial dan penyampaian informasi satuan kerja juga harus dilakukan secara profesional. Adapun akses terhadap CCTV dibatasi hanya kepada petugas yang memiliki kewenangan guna menjaga keamanan data dan informasi.
Pada sesi berikutnya, Panitera Pengadilan Agama Bogor menyampaikan pembinaan mengenai pentingnya ketelitian dalam administrasi perkara. Beliau menekankan agar setiap kesalahan dalam penulisan identitas para pihak, daftar bukti, berita acara persidangan, maupun putusan segera diperbaiki secara menyeluruh dan konsisten. Kalender persidangan juga harus diperiksa serta diperbarui secara berkala agar tertib administrasi perkara dapat terus terjaga.
Dari sisi pelayanan, Panitera menyampaikan bahwa beberapa sarana layanan seperti mesin antrean, papan nama loket, dan kebersihan area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) perlu mendapatkan perhatian serta pembenahan. Setiap kendala yang ditemukan diharapkan dapat segera disampaikan kepada pimpinan maupun unit terkait agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.
Sebagai penutup, rapat pembinaan diakhiri dengan pelaksanaan kuis mengenai SMAP. Pegawai yang berhasil memperoleh nilai tertinggi dari peringkat satu hingga enam mendapatkan hadiah hiburan dari pimpinan. Melalui kegiatan ini, pimpinan mengajak seluruh aparatur Pengadilan Agama Bogor untuk terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas dan disiplin, serta menjaga nama baik satuan kerja melalui budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Rapat pembinaan bulanan ditutup pada pukul 10.00 WIB dengan harapan seluruh hasil pembinaan dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan Pengadilan Agama Bogor kepada Masyarakat.(S.H/O.R)
***Tim Redaksi PA Bogor***
