Seputar Peradilan
Bangun Integritas Sejak Pagi, Pembina Apel PA Bogor Ajak Aparatur Hayati Budaya SMAP Lewat Kuis Interaktif
Bogor - Pengadilan Agama Bogor kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Senin, 29 Juni 2026, yang bertempat di lapangan apel Pengadilan Agama Bogor. Pada kesempatan tersebut, Hakim Senior Pengadilan Agama Bogor, Dra. Hj. Budi Purwartini, M.H., bertindak sebagai pembina apel.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.49 WIB ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Bogor, mulai dari unsur pimpinan, para hakim, pejabat struktural dan fungsional, pegawai, hingga mahasiswa dan pelajar yang sedang melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) atau magang.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan. Menurut beliau, integritas tidak hanya diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga harus berangkat dari hati yang tulus dan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap aparatur diharapkan senantiasa mengelola hati dan meluruskan niat agar setiap pekerjaan yang dilakukan bernilai ibadah serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para pencari keadilan.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menginternalisasikan budaya-budaya dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diterapkan secara nyata dalam setiap aktivitas kerja. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan penuh integritas, sekaligus memperkuat dan menjaga kepercayaan publik terhadap Pengadilan Agama Bogor sebagai lembaga peradilan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menariknya, di penghujung apel, suasana menjadi lebih interaktif melalui penyelenggaraan kuis singkat yang dipandu langsung oleh Pembina Apel. Beliau mengajukan dua pertanyaan yang berkaitan dengan SMAP, masing-masing ditujukan kepada mahasiswa dan pelajar yang sedang menjalani PKL atau magang serta kepada aparatur Pengadilan Agama Bogor. Setelah berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat, perwakilan mahasiswa dan aparatur yang terpilih menerima apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan pemahamannya.
Kuis sederhana tersebut menjadi salah satu upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman seluruh aparatur maupun mahasiswa dan pelajar magang mengenai SMAP. Melalui cara yang komunikatif dan menyenangkan, diharapkan seluruh peserta semakin mengenal nilai-nilai SMAP serta termotivasi untuk mengimplementasikan budaya antisuap dan budaya integritas secara nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Pengadilan Agama Bogor.(S.H/O.R)
***Tim Redaksi PA Bogor***
