Seputar Peradilan
Takziah ke Rumah Duka Hakim Tinggi PTA Bandung, Pimpinan PA Bogor Teguhkan Nilai Empati dan Persaudaraan
Bogor - "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS. Ali 'Imran: 185).
Ayat suci Al-Qur'an tersebut menjadi pengingat bagi seluruh manusia bahwa sesibuk apa pun menjalani kehidupan di dunia, pada akhirnya setiap insan akan kembali kepada Sang Pencipta. Ayat ini juga mengingatkan agar manusia tidak terpedaya oleh kehidupan dunia sehingga melupakan kehidupan akhirat yang kekal.

Sebagai wujud empati, penghormatan, dan solidaritas terhadap sesama aparatur peradilan, pimpinan Pengadilan Agama Bogor yang terdiri atas Ketua PA Bogor, Hj. Baihna, S.Ag., M.H., Wakil Ketua H. Abu Jahid Darso Atmojo, Lc., LL.M., Ph.D., dua orang hakim, Panitera, Sekretaris, dan beberapa pejabat kepaniteraan serta kesekretariatan melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum H. Drs. Abdul Latif, S.H., M.H., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung, di Kota Sukabumi pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kegiatan takziah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan serta keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Bandung.
Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti kediaman almarhum. Kehadiran rombongan pimpinan PA Bogor disambut hangat oleh keluarga almarhum serta para aparatur peradilan agama dari berbagai satuan kerja yang turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Pada kesempatan tersebut, doa bersama dipanjatkan agar almarhum memperoleh ampunan, rahmat, serta tempat terbaik di sisi Allah Swt.
Dalam kesempatan itu pula, pimpinan PA Bogor menyampaikan pesan penuh makna kepada anak-anak almarhum agar senantiasa mendoakan kedua orang tua, khususnya setelah menunaikan salat. Beliau berpesan agar doa anak yang saleh terus mengalir sebagai bentuk bakti yang tidak akan terputus meskipun orang tua telah berpulang ke rahmatullah.
Selain itu, pimpinan PA Bogor juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar dan para pihak yang telah mengurus jenazah almarhum dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta kebersamaan. Hal tersebut mencerminkan kuatnya rasa persaudaraan dan kepedulian di lingkungan peradilan agama.
Semasa hidupnya, almarhum H. Drs. Abdul Latif, S.H., M.H. dikenal sebagai sosok Hakim Tinggi yang cermat, teliti, dan perfeksionis dalam menjalankan tugas. Pada pembinaan terakhirnya di Pengadilan Agama Bogor sebagai Hakim Pengawas Daerah (Hawasda), beliau memaparkan hasil pengawasan sekaligus memberikan berbagai masukan, evaluasi, dan pembinaan terhadap sejumlah temuan yang diperoleh selama proses pengawasan. Berbagai arahan tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi PA Bogor dalam melakukan perbaikan dan penyempurnaan di berbagai aspek pelayanan maupun administrasi peradilan, sebagai upaya mewujudkan kualitas pelayanan yang semakin baik di masa mendatang.

Kegiatan takziah ini menjadi bukti nyata eratnya solidaritas dan kekompakan keluarga besar peradilan agama. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur peradilan bahwa setiap manusia memiliki batas waktu kehidupan dan pada akhirnya akan kembali menghadap Allah Swt. Oleh karena itu, setiap insan hendaknya senantiasa mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan yang kekal di akhirat.
Semoga Allah Swt. mengampuni segala dosa almarhum H. Drs. Abdul Latif, S.H., M.H., melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.(S.H/O.R)
***Tim Redaksi PA Bogor***
