Seputar Peradilan
Apel Pagi PA Bogor, Ketua Ingatkan Integritas Jelang Penilaian Mystery Shopper dan Persiapan Pelantikan Sekretaris Baru
Bogor - Pengadilan Agama Bogor kembali menggelar apel pagi pada Senin (27/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.49 WIB tersebut berlangsung di lapangan apel Pengadilan Agama Bogor dan diikuti oleh seluruh aparatur, mulai dari unsur pimpinan, para hakim, hingga seluruh pegawai. Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Pengadilan Agama Bogor, Hj. Baihna, S.Ag., M.H., menyampaikan sejumlah arahan penting terkait penguatan integritas, kedisiplinan, serta kesiapan satuan kerja dalam menghadapi agenda strategis yang akan datang.
Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Bogor menegaskan pentingnya menjaga integritas dan disiplin sebagai budaya kerja yang harus terus dipertahankan oleh seluruh aparatur. Beliau mengapresiasi para pegawai yang hadir tepat waktu dalam pelaksanaan apel maupun saat menjalankan tugas sehari-hari. Di sisi lain, beliau juga mengingatkan aparatur yang masih datang terlambat agar lebih meningkatkan kedisiplinan dengan membiasakan hadir tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Arahan tersebut ditujukan kepada seluru aparatur PA Bogor terkhusus petugas yang berada di garda terdepan pelayanan, seperti petugas ruang tunggu sidang, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), resepsionis, hingga petugas keamanan. Menurutnya, seluruh petugas pelayanan harus senantiasa menjaga integritas, disiplin, serta melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Hj. Baihna mengingatkan bahwa dalam waktu dekat Pengadilan Agama Bogor akan menghadapi penilaian kinerja dari Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui mekanisme mystery shopper. Oleh karena itu, beliau meminta seluruh aparatur, khususnya yang bertugas memberikan layanan kepada masyarakat, untuk menjalankan tugas secara profesional dan tidak menyimpang dari SOP dalam kondisi apa pun.
Beliau menjelaskan bahwa karakteristik penilaian mystery shopper adalah petugas penilai yang datang sebagai masyarakat biasa untuk mengakses layanan pengadilan tanpa diketahui identitasnya. Dalam proses tersebut, mereka akan menguji konsistensi petugas pelayanan dalam menjalankan prosedur, termasuk kemungkinan adanya upaya yang dapat memancing petugas untuk melanggar ketentuan, baik karena kelalaian maupun melalui pemberian imbalan.
"Ciri khas dari penilaian mystery shopper ialah mereka akan datang dengan berpura-pura mengakses layanan pengadilan. Dalam proses tersebut, mereka akan berusaha menguji apakah petugas pelayanan tetap mematuhi SOP atau justru melanggarnya, baik karena lalai maupun karena iming-iming uang. Oleh sebab itu, kami mengingatkan seluruh aparatur agar selalu menjalankan tugas, khususnya pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan SOP," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Agama Bogor juga menyampaikan bahwa pada siang hari akan dilaksanakan pelantikan sekretaris baru yang dirangkaikan dengan acara serah terima jabatan dari sekretaris lama kepada sekretaris baru serta kegiatan perpisahan bagi sekretaris sebelumnya, Wawan, S.A.P., M.M., yang telah mendapatkan amanah baru sebagai Kepala Bagian Umum dan Keuangan Pengadilan Tinggi Agama Bandung.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, beliau meminta seluruh panitia yang telah ditunjuk agar mempersiapkan seluruh rangkaian acara dengan sebaik-baiknya. Hal itu mengingat pelantikan akan dihadiri tamu kehormatan dari Pengadilan Agama Cibadak, baik unsur pimpinan maupun pegawai, yang akan mengantarkan sekretarisnya untuk dilantik di Pengadilan Agama Bogor.
"Hari ini kita akan menggelar pelantikan sekretaris yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan serta perpisahan untuk Bapak Wawan, sekretaris lama kita yang telah dilantik menjadi Kepala Bagian Umum dan Keuangan Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Oleh sebab itu, mari kita mempersiapkan seluruh rangkaian acara dengan sebaik-baiknya. Kita juga akan menerima tamu dari Pengadilan Agama Cibadak, sehingga mari menjadi tuan rumah yang ramah dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu kehormatan kita," ujarnya.
Melalui apel pagi ini, Pengadilan Agama Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan prima. Seluruh aparatur diharapkan mampu menjaga profesionalisme serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan dapat terus meningkat sekaligus mendukung kesiapan satuan kerja dalam menghadapi berbagai agenda pembinaan dan penilaian kinerja.(S.H/O.R)
***Tim Redaksi PA Bogor***
