Seputar Peradilan

SUDAH ADA JUKNIS, MASYARAKAT DAPAT MENGAJUKAN PERKARA SECARA GRATIS

Bogor l pa-bogor.go.id

Setiap tahun, Pengadilan Agama (PA) Bogor memberikan layanan pembebasan biaya perkara kepada masyarakat tidak mampu. Tahun ini, anggaran yang tersedia untuk layanan itu sebesar Rp40 juta dengan target 40 perkara.

Ketua PA Bogor Drs. Nasrul, M.A. mengatakan, pada tahun ini layanan tersebut sudah dapat diberikan sejak awal bulan Februari.

"Pada tanggal 31 Januari kemarin sudah terbit Petunjuk Teknis Pelaksanaan Anggaran Pembebasan Biaya Perkara di Lingkungan Peradilan Agama, sehingga kami sudah dapat mencairkan anggaran ini," tuturnya.

Agar dapat mengajukan perkara secara cuma-cuma atau gratis, masyarakat pencari keadilan harus memiliki bukti bahwa dirinya tergolong masyarakat tidak mampu.

 

Bukti tersebut berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh Kelurahan di mana Pemohon bertempat tinggal dan diketahui oleh Kecamatan setempat. SKTM harus diserahkan oleh Pemohon pada saat mendaftarkan perkara.

Selain itu, masyarakat Kota Bogor juga dapat mengajukan permohonan berperkara secara gratis tanpa SKTM jika namanya tercantum di Basis Data Terpadu sebagai masyarakat tidak mampu .

"Petugas Pelayanan PA Bogor dapat mengecek data yang bersangkutan di Basis Data Terpadu dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan atau NIK," Ketua PA Bogor menambahkan.

Jika syarat itu terpenuhi dan anggaran pembebasan biaya perkara masih tersedia, maka permohonan berperkara secara gratis dapat dipenuhi.

Ketua PA Bogor menegaskan, di satu sisi pihaknya tidak ingin mempersulit pemberian layanan ini, namun di sisi lain juga pihaknya tidak ingin layanan ini justru diperoleh orang-orang yang tidak berhak.

"Karena itu, kami berusaha agar layanan ini benar-benar tepat sasaran dan mencapai target yang telah ditetapkan," ujarnya.
 
[hermansyah]