Seputar Peradilan

PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN DI KOTA BOGOR BERKURANG

Bogor l pa-bogor.go.id

Jumlah perkara permohonan Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama (PA) Bogor mengalami penurunan. Angka pernikahan dini pun berkurang.

Sepanjang tahun 2021, PA Bogor menangani 45 perkara Dispensasi Kawin. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 66 perkara.

Sementara itu, dari awal tahun 2022 hingga saat ini, PA Bogor baru menerima 6 perkara Dispensasi Kawin.

"Kami bersyukur, jumlah perkara Dispensasi Kawin mengalami penurunan. Ini menunjukkan masyarakat Kota Bogor semakin menyadari dampak buruk pernikahan dini," ujar Ketua PA Bogor Drs. Nasrul, M.A., Jumat (11/02/2022).

Di PA Bogor, jumlah perkara Dispensasi Kawin sempat mengalami lonjakan secara signifikan pada tahun 2019.

Pada tahun 2017, perkara Dispensasi Kawin hanya 13, kemudian berkurang drastis pada tahun 2018 menjadi 4 perkara saja. Lantas, pada tahun 2019, jumlah perkara Dispensasi Kawin melonjak menjadi 29.

Peningkatan jumlah perkara Dispensasi Kawin tersebut terjadi di seluruh Indonesia. Hal itu merupakan akibat dari ditingkatkannya batas usia menikah menjadi 19 tahun berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Banyak Syarat

Dispensasi Kawin adalah pemberian izin oleh pengadilan kepada calon suami/istri yang belum berusia 19 tahun untuk melangsungkan perkawinan.

Ketika menerima, memeriksa dan memutus perkara ini, PA Bogor berpedoman pada Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin.

Permohonan Dispensasi Kawin harus diajukan oleh orang tua anak yang hendak menikah. Berbagai persyaratan harus dipenuhi oleh Pemohon Dispensasi Kawin, mulai dari KTP, Buku Nikah atau Akta Cerai, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, ijazah terakhir calon suami/istri, hingga Surat Penolakan Pencatatan Pernikahan dari KUA.

Pada saat persidangan yang dipimpin oleh Hakim Tunggal, Pemohon Dispensasi Kawin juga harus menghadirkan minimal dua orang saksi untuk membuktikan dalil-dalil permohonannya.

Permohonan Dispensasi Kawin akan dikabulkan Hakim jika terbukti di persidangan bahwa anak Pemohon telah siap secara lahir dan batin untuk menikah.

Produk pengadilan berupa Penetapan. Jika permohonan tersebut dikabulkan, selanjutnya Pemohon harus menyerahkan Penetapan dari pengadilan kepada KUA.

[hermansyah]