Seputar Peradilan
Spirit Morning di Pengadilan Agama Bogor: Penguatan Integritas dan Pengawasan Lewat Pembinaan Rutin
Bogor – Pengadilan Agama Bogor resmi meluncurkan kegiatan rutin bertajuk Spirit Morning sebagai bagian dari upaya penguatan integritas dan pengawasan internal, khususnya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Kegiatan ini mulai berlangsung sejak 4 Juli 2025 dan dijadwalkan hadir setiap hari Selasa hingga Jumat, menjelang dimulainya jam pelayanan kepada masyarakat.
Fokus utama kegiatan ini adalah pembinaan langsung kepada petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan petugas keamanan—dua bidang yang memiliki interaksi intensif dengan para pihak pencari keadilan. Spirit Morning dipimpin secara bergiliran oleh jajaran pimpinan Pengadilan Agama Bogor, yaitu Ketua, Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris. Tujuannya tidak hanya memperkuat koordinasi dan komunikasi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya nilai integritas dalam pelayanan publik.

Pada pelaksanaan Spirit Morning kali ini, Wakil Ketua Pengadilan Agama Bogor, Ibu Fithriati Az, S.Ag., bertindak sebagai pemateri. Dalam arahannya, beliau mengangkat tema “Penguatan Integritas Melalui Pengawasan yang Efektif”. Materi yang dibawakan menekankan pentingnya menjaga integritas secara konsisten serta memperkuat sistem pengawasan internal guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan dan mengawasi. Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal komitmen moral kita sebagai pelayan publik,” tegasnya. Ia juga menyoroti bahaya laten pelayanan publik seperti gratifikasi, suap, pemerasan, hingga benturan kepentingan yang dapat mencoreng citra lembaga peradilan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para aparatur, khususnya para petugas garis depan. Agus Triwahyudi, S.H., salah satu petugas PTSP yang hadir, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memotivasi.
“Pembinaan seperti ini sangat penting untuk menjaga semangat dan kesadaran kami dalam melayani. Kami jadi lebih paham risiko yang harus dihindari dan nilai-nilai yang harus dijaga,” ujarnya.
Dengan adanya Spirit Morning, Pengadilan Agama Bogor berharap dapat terus menumbuhkan budaya kerja yang profesional, terbuka, dan bersih dari praktik-praktik yang menyimpang.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membentuk lingkungan kerja yang sehat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan agama.(S.H/O.R)
***Tim Redaksi PA Bogor***
