Seputar Peradilan

KETUA PA BOGOR MENGHADIRI PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN ANTARA DITJEN BADILAG MA RI DENGAN UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON

 

Cirebon, 3 Juli 2025 – Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia (Ditjen Badilag MA-RI) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan penyelenggaraan kuliah tamu yang digelar pada hari Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di Gedung Siber Lantai 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Acara ini juga dapat diikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting bagi peserta yang tidak dapat hadir langsung.

20250703 badilag dan UIN Cirebon

Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat tinggi di lingkungan peradilan agama, termasuk Ketua Pengadilan Agama Bogor, Drs. Juwaini, S.H., M.H., yang hadir secara langsung bersama Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandung, Dr. Drs. H. Endang Ali Ma’sum, S.H., M.H. Sementara itu, Wakil Ketua PA Bogor, Fithriati Az, S.Ag., mengikuti acara secara daring bersama Sekretaris PA Bogor, Wawan, S.A.P., M.M.

Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan rangkaian pembukaan yang mencakup menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Mahkamah Agung, dan Mars UIN Siber Syekh Nurjati, serta doa bersama. Seluruh civitas akademika dan aparatur peradilan agama dari berbagai daerah turut serta dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital dan sistem pembelajaran daring. Hal ini sejalan dengan visi Ditjen Badilag dalam mendorong peningkatan kualitas SDM aparatur peradilan agama di era transformasi digital.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani dalam kesempatan ini berfokus pada dua bidang kerja sama utama. Pertama, penyelenggaraan perkuliahan daring bagi tenaga teknis peradilan agama, yang memungkinkan peningkatan kompetensi secara fleksibel tanpa mengganggu tugas pelayanan publik. UIN Siber Syekh Nurjati sebagai PTKIN siber pertama di Indonesia, memiliki kapasitas dan platform pembelajaran digital yang mendukung proses belajar jarak jauh yang efektif dan efisien.

Kedua, kerja sama ini juga mencakup program magang bagi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati di berbagai satuan kerja peradilan agama di Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis dan memahami langsung dinamika dunia peradilan, sementara pengadilan mendapatkan kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam membangun SDM unggul dan berintegritas.

Setelah penandatanganan MoU dan sesi foto bersama, acara dilanjutkan dengan kuliah tamu yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Ag., Guru Besar Hukum Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dalam kuliahnya yang bertema *“Hukum dan Ekonomi Syariah”*, Prof. Abdul Aziz membahas secara mendalam relevansi dan urgensi sinergi antara sistem hukum Islam dan pengembangan ekonomi berbasis syariah dalam konteks peradilan Indonesia. Sesi kuliah ini dimoderatori oleh Prof. Dr. Hajam, M.Ag., dan disambut antusias oleh peserta yang hadir, baik secara langsung maupun daring.

Ketua Pengadilan Agama Bogor, Drs. Juwaini, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan sambutan positif atas terciptanya kesepahaman ini.

20250703 badilag dan UIN Cirebon2

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon atas inisiasi kerja sama ini. Ini merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk mendukung aparatur peradilan agama dalam meningkatkan kompetensi dan pendidikan tanpa harus meninggalkan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Kami di Pengadilan Agama Bogor menyambut baik kemudahan yang diberikan dalam menempuh pendidikan lanjutan, khususnya melalui sistem pembelajaran daring yang fleksibel dan inovatif,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Ketua PA Bogor menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan kemudahan dan dukungan bagi para aparatur PA Bogor yang ingin melanjutkan pendidikan, sebagai bagian dari upaya kaderisasi keilmuan dan peningkatan kualitas pegawai.

“Kami akan memfasilitasi rekan-rekan di PA Bogor yang ingin menempuh studi lanjut. Ini penting agar kaderisasi keilmuan di lingkungan PA Bogor berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Drs. Juwaini juga menegaskan kesiapan PA Bogor untuk menjadi tempat magang bagi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan SDM Indonesia yang unggul dan berkualitas, kami siap menerima mahasiswa magang di lingkungan Pengadilan Agama Bogor. Ini adalah kontribusi konkret kami dalam mendukung sinergi antara dunia akademik dan dunia peradilan,” pungkasnya.

Acara ditutup pada pukul 11.30 WIB dengan penyerahan cinderamata oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama dan perwakilan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai simbol saling menghormati dan persahabatan institusional.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal yang penting dalam mewujudkan kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi Islam dan lembaga peradilan agama di Indonesia. Melalui kerja sama ini, diharapkan kualitas dan profesionalisme aparatur peradilan agama terus meningkat, selaras dengan tuntutan zaman dan kebutuhan Masyarakat.(S.H/O.R)

***Tim Redaksi PA Bogor***


// Munculkan Ikon Userway untuk disabilitas: